Assalamu'alaikum warahmatullahii wa barakaatuh mom's n dad...
Indonesia di gegerkan oleh seorang ibu dari Brebes yang menggorok leher 3 anak kandungnya.
Semua berkomentar, ada yang empati, ada juga yang julid sih.. bahkan ada versi yang membela suaminya. Yang selalu rutin memberi uang 2.5jt, sosok humoris dan LDR Jakarta - Brebes.
Video Ibu Kanti mengatakan, kalau beliau hanya ingin disayang oleh suami. Merasa cemas dan membayangkan buruknya jika suaminya sampai nganggur lagi, dia sudah tak sanggup katanya.
Maka, beberapa dari kita mencemaskan masa depan yang belum terjadi dan menggila sampai memilih membunuh buah hati agar mereka tidak mengalami kesulitan yang kita alami?
Sedih memang, karena sakit yang ada dikepala sama sekali berbeda dengan penyakit fisik umumnya. Penyakit psikologis nyaris tidak terlihat!
Beliau MUA yang bisa menyulap pengantin menjadi sangat cantik. Disaat yang sama menjadi terdakwa atas pembunuhan anak kandungnya.
Maka, bagaimana mendeteksinya?
Apa harus menunggu suami video call dan penggorokan dilakukan saat itu? Jelas ini sudah sangat terlambat sampai sang suami panik dan memanggil tetangga.
Dramatis sekali bukan?
Entah sudah berapa kecemasan yang diabaikan, kekesalan ditimpali dengan kesabaran sampai ibu muda ini merasa perlu membunuh anak-anaknya.
Dear mom's khususnya... Belajar yuk mengenali emosi, apakah kita sedang Marah, sedih, kecewa, bahagia? Beberapa memang ada yang kesulitan mendefinisikan perasaan, tapi mayoritas manusia bisa.
Mulailah dengan itu.
Kalau ternyata cemasmu berlebihan, dengan skala 10 segera cari pertolongan.
Beberapa profesional seperti saya yang mempelajari EFT ( emotional freedom tecnique ) akan membantu mom's mengalirkan emosi yang berlebihan itu, supaya tidak menumpuk dan menjadi kisah ini.
Semoga Bu Kanti lekas sembuh ya...
#kisahpiluseorangibu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar